No Internet Connection

Inspirasi benda, mulai dari perangkat lunak hingga perangkat keras, bekerja dan bersenang-senang.

Hardware
Xiaomi

It's an Xiaomi, and it's the biggest, bestest one. Normally I go for Gold, but this time around I did Space Black, 512GB.

Apple Watch Series 8 in Gold

Not much to say here—love the black and gold look of this finish.

M2 iPad Pro 12.9"

While sometimes I write or sketch on the iPad, it's pretty much exclusively for watching TV and movies. I went with the 12.9" because I wanted the largest screen possible.

Software
Visual Studio Code

My go-to code editor for just about everything, though I really miss the simplicity of Atom.

CleanShot X

Easily one of the most important tools I use as a designer/developer. Screenshots, screen recordings, and quick editing are indispensable.

iA Writer

The only Markdown writer worth using across Mac, iPad, and iPhone.

Kendaraan listrik (EV) semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, dan masa depannya tampak semakin menjanjikan. Dengan komitmen global untuk menghapus kendaraan bertenaga bensin secara bertahap estimasi 10-20 tahun kedepan, transisi ke EV semakin dekat. Namun, seperti apa masa depan EV? Artikel ini mengeksplorasi berbagai kemungkinan dan potensi transportasi berkelanjutan. Salah satu perkembangan yang paling mendebarkan dalam mobil listrik adalah perkembangan teknologi baterai. Seiring dengan peningkatan teknologi baterai, mobil listrik akan menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dan waktu pengisian daya yang lebih cepat. 


Di masa depan, EV diharapkan dapat melampaui kendaraan bertenaga gas dalam hal jarak tempuh, dengan pengisian daya yang cepat dan nyaman seperti mengisi bahan bakar di pom bensin umum. Meningkatnya sumber energi terbarukan merupakan perkembangan penting lainnya untuk EV. Dengan meningkatnya produksi listrik dari angin, matahari, dan sumber bersih lainnya, manfaat lingkungan dari EV akan semakin terasa. EV tidak akan lagi dipandang sebagai pengganti satu bentuk polusi saja, tetapi sebagai komponen integral dari ekosistem energi yang lebih berkelanjutan. Pergeseran ke kendaraan listrik akan secara signifikan memengaruhi perencanaan dan infrastruktur perkotaan. Dengan berkurangnya jumlah mobil bertenaga gas, kota dapat mengubah fungsi lahan parkir menjadi area hijau, jalur sepeda, dan trotoar untuk pejalan kaki. 

Transformasi ini akan meningkatkan kondisi kehidupan perkotaan, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan kualitas udara. Meningkatnya permintaan mobil listrik juga akan berdampak pada perekonomian. Meningkatnya permintaan komponen mobil listrik dan infrastruktur pengisian daya akan menciptakan lapangan kerja baru di bidang manufaktur, teknik, dan konstruksi, yang berpotensi memicu industri baru. Meskipun masa depan mobil listrik menjanjikan, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi sebelum mobil listrik menjadi mainstream. Mahalnya harga mobil listrik dibandingkan dengan kendaraan bertenaga bensin merupakan penghalang yang signifikan. Namun, seiring dengan meningkatnya produksi dan skala ekonomi, harga EV diperkirakan akan menurun. Selain itu, pemerintah di seluruh dunia menawarkan insentif seperti kredit pajak, potongan harga, dan subsidi untuk mendorong adopsi EV. Tantangan lainnya adalah terbatasnya ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Meskipun banyak orang dapat mengisi daya mobil listrik mereka di rumah, namun ada juga yang tidak memiliki akses ke garasi atau jalan masuk. 


Untuk mengatasi hal ini, pemerintah dan perusahaan swasta memperluas stasiun pengisian daya publik dan jaringan pengisian daya cepat yang dapat mengisi ulang daya mobil listrik dalam hitungan menit. Masa depan mobil listrik sangat cerah. Dengan kemajuan teknologi baterai, energi terbarukan, dan pengembangan infrastruktur, EV akan menjadi lebih terjangkau, nyaman, dan berkelanjutan. Meskipun masih ada tantangan, potensi manfaat EV untuk lingkungan, ekonomi, dan perencanaan kota sangat besar. Ini adalah era yang menarik untuk transisi menuju transportasi yang berkelanjutan.



HHH
hhh

0 Post a Comment: